Tak Ada Yang Mustahil

by admin

in Renungan Tentang Hidup

Bacaan renungan pagi Yoh3:31-36.

Hidup menyediakan banyak pilihan yang dapat kita ambil. Misalkan saja memilih pakaian, tempat tinggal, calon pendamping hidup, tanggal pernikahan dan lain sebagainya.Semuanya haruslah dipertimbangkan dengan seksama agar keputusan yang dibuat tak membuat kekecewaan di kemudian hari.

Hidup memang tak kan pernah berjalan mulus. Persoalan, masalah, tantangan, kegagalan, kekecewaan, pergumulan akan selalu datang silih berganti dengan sukacita, kemenangan, rasa puas, ungkapan syukur dan sebagainya. Masalahnya adalah bagaimana sikap kita saat menghadapi kegagalan? Apakah larut di dalamya dengan menangisi ketidakberdayaan? Membiarkan diri dengan rasa duka dan tanpa berharap untuk menghadapinya? Lalu berputus asa dalam kesedihan? Ini adalah sebuah pilihan juga ketika seseorang berada dalam kegagalan hidup.

ikhlasDi pihak lain, menerima dengan ikhlas sebuah kegagalan. Keikhlasan sering dilupakan orang, sebuah sikap hati untuk menerima hal terburuk dalam kehidupan dengan hati yang tabah/kuat. Seraya tetap berharap kepada pertolongan dan campur tangan Tuhan. Sikap ini sering gagal kita lakukan oleh sebab terlalu larut dalam kesedihan saat kegagalan, penderitaan, nestapa datang menghampiri kehidupan kita. Kita selalu gagal memahami dengan iman bahwa diluar masalah hidup yang sedang kita hadapi, betapun beratnya, masih ada Kuasa Kristus Yesus yang mampu menyelesaikan persoalan hidup kita.

Percaya dengan segenap hati berarti menyerahkan kehidupan dalam tuntunan Tuhan. Percaya bahwa Kristus mengerti kebutuhan terbaik untuk kehidupan kita

Previous post:

Next post: