Hidup Kristen Yang Berbuah

by admin

in Hikmat

Hidup Kristen Yang Berbuah. Sebagai bagian dari kehidupan sosial, kita menyadari bahwa hidup yang dijalani sekarang tak lepas dari pergaulan dengan sesama. Namun sering kita tanpa menyadarinya berinteraksi dengan orang-orang yang tidak “pas” dengan kita. Misalnya saja dalam lingkungan pekerjaan, pasti ada rekan kerja yang cara kerjanya tak sesuai atau selaras dengan apa yang kita harapkan sehingga tak ada sinergi bila bekerja sama dengan dia.

Masih banyak contoh lain, suami/istri yang tak paham dengan keinginan kita sehingga selalu salah paham dalam mengatur rumah tangga, tetangga yang selalu usil mengurus urusan orang lain, mertua yang mendikte kehidupan rumah tangga kita dan masih hal lain seperti itu. Pendeknya, kita selalu diperhadapkan dengan orang-orang yang “menyebalkan” setiap hari!

Dalam renungan pagi hari ini, penulis ingin mengajak para pembaca setia SabdaHarian.com untuk merenungkan sebuah ayat:

Apabila kamu mengasihi orang yang mengasihi kamu, apakah upahmu? Bukankah pemungut cukai juga berbuat demikian?” -Mat 5:46-

hidup_kristen_yang_berbuahBila kita mengerti bahwa Kristus telah meletakkan orang-orang seperti itu dalam kehidupan kita maka setiap orang Kristiani haruslah rela untuk “bersinggungan” dengan mereka dan yang terpenting ialah semuanya terjadi bukan tanpa tujuan! Ada maksud Allah dibalik “orang menyebalkan” itu.

Memang tidak semua orang berpikir, berbicara dan bertindak sesuai dengan keinginan kita. Tak semua orang “mau” melakukan atau menjadi seperti apa yang kita inginkan. Kita harus belajar untuk menghasilkan “buah” dalam kehidupan sebagai seorang Kristiani yang tak hanya bisa rajin ke gereja dan cakap memuliakan Tuhan dalam ibadah namun tak lihai untuk “menerima” kelemahan/kekurangan orang lain.

Mengasihi sesama seperti apa adanya mereka adalah wujud nyata bahwa kita mengasihi Allah dengan segenap hati

[renungan hidup Kristen yang berbuah]

Artikel Renungan Harian Kristen tersebut dapat dicari dengan kalimat:

Previous post:

Next post: