Menjalani Hidup Baru Dalam Kristen

by admin

in Hikmat

Hidup Baru Dalam Kristen. Seorang pengusaha pengisian tabung elpiji yang rajin ke gereja telah berlaku tidak jujur dalam menjalankan bisnisnya. Memakai cara-cara menipu untuk menjalankan bisnis yang ditekuninya. Bisnis yang dikelolanya memang bertambah hari bertambah maju namun ada yang salah dengan cara berbisnisnya. Tabung gas elpiji 3 kiloan “dimodifikasinya” sedemikian rupa dengan menambahkan pemberat di dalam tabung sehingga isi bersih gas elpiji tidak sesuai dengan seharusnya.

Pengusaha itu selalu meminta ampun atas cara berbisnisnya dalam setiap ibadah hari Minggu. Dia mempunyai anggapan bahwa Allah akan selalu mengampuni setiap anak-anakNya yang mengaku dosa karena Dia adalah Allah yang penuh kasih dan Maha Pengampun. Pengusaha ini telah gagal memaknai arti menjalani hidup baru dalam Kristen.

Sebab jika kita sengaja berbuat dosa sesudah memperoleh pengetahuan tentang kebenaran maka tidak ada lagi korban untuk menghapus dosa itu (Ibr10:26)

hidup baru dalam kristenPembaca SabdaHarian.com kekasih Tuhan Yesus Kristus, rasul Yohanes pernah menulis bahwa saat kita hidup baru dalam Kristen maka kewajiban yang dilakukan adalah berlaku menurut Firman. Ya, tidak berbuat dosa lagi atau secara sadar melakukan perbuatan yang melawan kehendak Allah. Sebab jika kita adalah anak Allah maka harusnya ada benih Ilahi dalam setiap perbuatan yang kita lakukan. Lalu bagaimana dengan kita sekalian, apakah hidup baru dalam Kristen adalah napas kehidupan kita?

Artikel Renungan Harian Kristen tersebut dapat dicari dengan kalimat:

Previous post:

Next post: