Sabar Menanti Jawaban Doa

by admin

in Pengharapan

Sabar Menanti Jawaban Doa. Bersabar dalam menantikan sebuah jawaban doa yang kita mohonkan kepada Yesus Kristus memiliki dimensi waktu yang tak terpola Sering orang Kristen berdoa tentang sesuatu hal dan selang beberapa saat kemudian doanya terpenuhi, kadang sering kita juga berdoa dan selang beberapa hari kemudian ada pemenuhan atas doa tersebut, sering pula malah apa yang yang telah lama kita mohon kepada Tuhan namun sampai hari inipun tak kunjung ada jawaban dari Tuhan. Doa dan harapan adalah sebuah hal yang berkaitan namun berbeda sama sekali satu dengan lainnya.

Bersabar Menanti Jawaban Doa

sabar menanti jawaban doaBerdoa adalah napas kehidupan orang Kristen, kalimat ini tak asing di telinga kita. Arti sederhana kalimat itu adalah berdoa adalah bagian dari kegiatan kita sehari-hari. Berdoa seharusnya bukanlah kegiatan “berat” yang harus dilakukan setiap kali dalam kehidupan kita. Berdoa saat beribadah, berdoa setiap pagi hari, berdoa saat akan makan, berdoa ketika hendak bepergian, berdoa sewaktu akan bekerja dan seterusnya adalah hal-hal teknis tentang pelaksanaan doa. Namun hal pertama yang perlu kita sadari sepenuhnya sebagai orang Kristiani dalam sebuah doa adalah kita tak dapat berbuat apa-apa tanpa pertolongan dan ijin dari Tuhan. Dan yang kedua, meski Tuhan tahu segala kebutuhan hidup kita namun Dia tetap mengajarkan kepada kita untuk meminta dalam namaNYA agar kita selalu sadar bahwa DIAlah pusat kehidupan kita.

Jawaban atas sebuah doa adalah sebuah misteri dimana hanya Allah saja yang mengetahui kapan sebuah doa akan dijawab dan apakah setiap doa dikabulkan sesuai harapan pendoanya. Sebuah misteri yang seringkali kita gagal menjadi sabar menanti jawaban doa kita

Dalam kaitan dengan renungan sabar menanti jawaban doa ini, saya teringat Firman Tuhan dalam Pengkhotbah 3 ayat 11, “Ia membuat segala sesuatunya indah pada waktunya.” Artinya kita tak perlu berputus asa, menjadi tawar hati, malas berusaha lebih keras lagi untuk mengatasi masalah hidup dan sebagainya. Namun justru dalam nats tersebut mengandung arti bahwa tetaplah melakukan yang terbaik bagaimanapun buruknya keadaan kita sebab Allah telah menjamin kehidupan kita sekarang dan selama-lamanya. Sebuah pemahaman yang mungkin terlewatkan bila tak kita tak mensyukuri berkat Tuhan sampai hari ini, sekecil apapun berkat tersebut.

Sebesar apapun masalah dalam hidup kita, yakinilah bahwa dalam Tuhan selalu ada jalan keluarnya. Jangan berhenti untuk berdoa dan berusaha melakukan yang terbaik sesuai dengan kemampuan kita masing-masing. Hanya dengan demikian saja maka kita akan dikuatkan untuk sabar menanti jawaban doa kita tanpa melupakan rasa syukur atas berkat yang telah diberikanNYA.

Artikel Renungan Harian Kristen tersebut dapat dicari dengan kalimat:

Previous post:

Next post: