Keluarga Kristen Yang Berakar, Bertumbuh dan Berbuah

by admin

in Renungan Tentang Hidup

Keluarga adalah lembaga pertama yang didirikan oleh Allah (Kej. 2:18-25), keluarga Kristen merupakan pusat dan tujuan dari perjanjian Allah (Kej. 12:3) dan sebuah keluarga Kristen merupakan gambaran keluarga Allah di dalam kekekalan. Keluarga kita ialah kesaksian akan kehadiran Allah (Ef. 3:14-15; Maz. 103:13). Lalu bagaimana cara agar konsep keluarga seperti yang Alkitab gambarkan tersebut dapat diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari atau menjadi kenyataan? Berikut ini adalah renungan Kristen singkat tentang keluarga Kristen yang berakar, bertumbuh dan berbuah di dalam Tuhan.

Keluarga Yang Berakar Dalam Firman Tuhan

Berakar adalah sebuah gambaran sebuah pohon yang memiliki akar kuat di dalam tanah. Akar berfungsi untuk menyerap makanan dari tanah yang mendukung kehidupan pohon tersebut sehingga menjadi kuat. Keluarga Kristen yang berakar dalam Tuhan tak ubahnya seperti gambaran tersebut. Kristuslah yang menjadi pondasi kehidupan keluarga, sebuah keluarga Kristen akan menjadi sangat kuat bila ada penyokong (yaitu Yesus Kristus) yang menjadi pijakan dalam menjalani kehidupan. Takkan mudah sebuah keluarga Kristen hanyut diterpa badai kehidupan atau “luapan” masalah kehidupan sebab ada Firman Tuhan yang menjadi tempat kokoh untuk berpijak.

Keluarga Kristen Yang Terus Bertumbuh

Pertumbuhan berkaitan erat dengan perubahan. Tak ada pertumbuhan yang tak mengalami sebuah perubahan. Menjadi besar, menjadi makin tinggi adalah sebuah contoh adanya perubahan yang berarti pula ada pertumbuhan dalam kondisi tersebut. Perubahan sebaiknya dimulai dari diri sendiri, ini adalah sebuah PILIHAN. Perubahan adalah sebuah proses, perlu waktu dan hasilnya baru dilihat di masa depan. Keluarga Kristen yang bertumbuh dalam Kristus memiliki arti sedang mengalami proses perubahan untuk menjadi seperti yang Kristus ajarkan. Menjadi berpuas diri, merasa sudah dewasa iman dan tidak introspeksi adalah awal sebuah kematian iman, artinya takkan ada lagi pertumbuhan iman, padahal pertumbuhan iman harusnya terjadi sampai kapanpun juga.

Keluarga Yang Berbuah

Pertumbuhan akan menjadi sia-sia bila tanpa menghasilkan buah. Allah menginginkan setiap anggota keluarga Kristen menghasilkan buah-buah dalam kehidupan mereka. Masih ingatkah kita bahwa ranting yang tak berbuah akan dipotong dan pohon yang tak menghasilkan buah akan ditebang? (Yoh. 15:12). Jadi tak ada alasan pembenar satupun yang mengijinkan kita untuk tidak menghasilkan buah dalam kehidupan kita. Justru sebaliknya, dalam kehidupan sebuah Keluarga Kristen, setiap anggota keluarganya haruslah secara konsisten memberitakan tentang Kasih Allah secara nyata kepada dunia di sekitarnya sebagai wujud adanya kehidupan yang berakar, bertumbuh dan berbuah di dalam Kristus Yesus.

Artikel Renungan Harian Kristen tersebut dapat dicari dengan kalimat:

Previous post:

Next post: