Menjadi Sahabat Sejati Untuk Keluarga Kita

by admin

in Rumah Tangga

Pernahkah Anda memiliki seorang sahabat sejati? Seseorang yang selalu hadir dalam hidup kita, tempat berbagi susah dan duka dalam menjalani kehidupan. Biasanya arti seorang sahabat memiliki makna lebih dalam dibandingkan dengan seorang teman. Sahabat biasanya lebih memiliki rasa empati, sepertinya ada ikatan batin di antara 2 orang yang bisa jadi melebihi pertalian persaudaraan. Kehadiran seorang sahabat seolah melengkapi kehidupan kita, dia ada ketika dalam masa susah maupun suka. Sahabat sejati sangat sulit untuk dicari.

Seorang sahabat menaruh kasih setiap waktu, dan menjadi seorang saudara dalam kesukaran – Amsal 17:17

Manusia adalah mahluk sosial yang tak dapat hidup sendirian tanpa kehadiran orang lain. Pada saat terpuruk atau kala susah, kita membutuhkan seseorang untuk mendukung, memberi kekuatan dan menghibur kita. Dan ketika kita bersuka maka sudah sepantasnya kita tak melupakan sahabat kita. Berteman dapat putus tanpa komunikasi setelah waktu sekian lama namun sebuah persahabatan takkan lekang oleh waktu.

Sebagai orang Kristen, kita bisa menjadi seorang sahabat untuk orang di sekitar kita. Tak usah jauh-jauh, menjadi sahabat untuk anak-anak kita adalah sebuah pengalaman hidup yang tak mudah dilupakan. Memberi semangat untuk anak-anak kita yang sedang bersedih karena gagal mendapat nilai bagus di sekolah padahal dia telah berusaha belajar sebaik mungkin adalah salah satu contoh peran orang tua yang berperan sebagai seorang sahabat. Atau kita juga bisa menjadi sahabat untuk istri/suami kita dalam kehidupan rumah tangga, saling mendukung, saling menghargai, saling memperhatikan adalah usaha-usaha yang dapat diwujudkan dalam sebuah kehidupan rumah tangga Kristen.

Menjadi seorang sahabat tidaklah terlalu sulit, hanya memerlukan sebuah kesediaan atau kerelaan. Bersedia mendengarkan, bersedia menolong, bersedia menghibur adalah bagian yang tak terlepas dari peran seorang sahabat. Betapa indahnya sebuah rumah tangga bila kehidupan di dalamnya dipenuhi oleh suasana yang penuh persahabatan. Tetap memiliki pergumulan hidup namun semuanya serasa tak berarti karena ada tali Kasih kuat yang mempererat hubungan kekeluargaan. Dan yang terpenting adalah tak ada kata terlambat untuk menjadi sahabat sejati untuk keluarga kita sendiri, maukah kita memulainya sekarang?

Artikel Renungan Harian Kristen tersebut dapat dicari dengan kalimat:

Previous post:

Next post: