[Renungan Inspirasi] Menghormati Orang Tua Dalam Kehidupan Kristen

by admin

in Refleksi

Renungan tentang menghormati orang tua dalam kehidupan Kristen ini diawali ketika ada seorang wanita yang bercerita mengenai kesehatan ayahnya yang kian menurun dari hari ke hari sehingga harus memerlukan perawatan di sebuah rumah sakit. Sang ayah menderita kesulitan tidur karena penyakitnya dan acapkali mengingau tanpa disadarinya. Wanita itu menjadi jengkel karena kurang tidur, lelah fisik karena dia juga harus bekerja di kantornya dari pagi sampai sore dan sempat berkata dengan ketus kepada ayahnya agar diam dan tidur dengan tenang. Ayahnya menjawab dengan perasaan sedih bahwa sebenarnya ia juga ingin beristirahat dengan nyanyak, malah ayahnya menyuruhnya untuk pulang dan tak perlu menjaganya di rumah sakit. Beberapa hari kemudian, si ayah itu tak sadarkan diri dan harus menjalani perawatan intensif. Wanita itu menyesal dengan perkataan yang pernah dia ucapkan kepadanya lalu dia berdoa agar ayahnya sadar kembali. Ia berharap dapat memperbaiki kesalahannya, ia tak ingin menyesalinya seumur hidup. Namun apa mau dikata, keesokan harinya sang ayah meninggal dunia tanpa pernah sekalipun siuman dari tak sadarkan diri. Wanita itupun menangisi kepergian orang tua tercintanya dan dalam hatinya masih tersimpan sebuah penyesalan yang teramat besar.

Ada orang yang mengeluh untuk menemani atau menjaga orang tuanya yang dalam kelemahan ragawi walau dalam hitungan bulan, minggu bahkan hari. Mereka seolah lupa bahwa orang tualah yang menjaga, merawat dan mendidik mereka dari bayi hingga menjadi dewasa dan dapat hidup mandiri. Orang tua Kristen yang baik sudah pasti akan selalu mengharapkan yang terbaik dan selalu berdoa untuk masa depan anak-anak mereka. Kasih orang tua kepada anak tak dapat diukur dengan perkataan, kasih mereka tulus demi kebaikan anak-anaknya di masa depan.

Setiap orang di antara kamu haruslah menyegani ibunya dan ayahnya dan memelihara hari-hari sabat-Ku; Akulah TUHAN, Allahmu – Imamat 19:3

Dalam kitab Imamat, menghormati orang tua dalam kehidupan Kristen sama pentingnya dengan menguduskan hari Sabat, bahkan terlebih dulu harus dilakukan. Seorang yang takut akan Tuhan dapat diuji dengan cara bagaimana ia memperlakukan keluarganya termasuk dalam hal ini adalah kedua orang tuanya. Tuhan tidak mengharapkan kekudusan yang telah diberikan kepada umatNya ternoda oleh ketidakharmonisan dalam keluarga Kristen. Justru dalam keluargalah maka setiap orang Kristen akan dapat belajar saling mengasihi sesama anggota keluarga dimana hal tersebut membuktikan bahwa mereka anak-anak Allah.

Cobalah mengembalikan pertanyaan ringan yang mungkin terlihat remeh seperti “Sudah makan?”, “Lagi dimana?”, “Sedang apa?” kepada orang tua sebagai bentuk kepedulian kepada orang tua Anda. Dan bila Anda dapat melakukan hal yang lebih baik lagi kepada orang tua, maka mengapa tidak mulai melakukannya mulai sekarang? Berikanlah yang terbaik untuk kedua orang tua Anda selama mereka masih diberi umur panjang, bukan dengan kelimpahan materi namun dengan kasih sayang dan perhatian. Tuhan memberkati kehidupan Saudara!

[Renungan tentang menghormati orang tua dalam kehidupan Kristen ini adalah sebuah cerita inspirasi berdasarkan pengalaman penulis saat merawat hari-hari terakhir kehidupan orang tua].

Previous post:

Next post: