Berbahagialah Orang Yang Percaya Kepada Tuhan

by admin

in Nasihat Bijak

Alkitab dalam Perjanjian Lama pernah mencatat bahwa pengalaman iman seseorang yang kuat kepada Tuhan di masa lalu tak dapat dijadikan patokan bahwa di masa depan dia akan lebih beriman lagi. Paling tidak ini dapat dilihat dari sejarah bangsa Israel jaman PL yang telah banyak menyaksikan bahkan mengalami sendiri penyertaan Tuhan yang luar biasa (Ulangan 1: 27-33). Tapi saat menghadapi masalah, bangsa ini sangat gampang untuk meragukan Tuhan, bersungut-sungut dan menentang Tuhan adalah hal yang biasa mereka lakukan. Akibatnya, Allah menjadi murka sehingga mereka kehilangan kesempatan untuk memasuki Tanah Perjanjian.

Hanya mereka yang percaya dengan sepenuh hati, dari waktu ke waktu (sepanjang sisa hidup mereka), yang akan terus mengalami penyertaan Tuhan dalam kehidupan mereka. Percayalah kepada Tuhan! Percayalah dengan segenap hatimu! Percaya kepada janji-janjiNya dan janganlah melupakan segala karya dan kemurahanNya. Tak ada sesuatupun di bawah kolong langit ini yang dapat menandingi karya Maha Agung Allah yaitu janji keselamatan dan hidup kekal selama-lamanya untuk setiap orang yang telah dipanggil dan tetap teguh beriman kepadaNya sepanjang hidup mereka.

Masalah, tantangan dan pencobaan pastilah akan tetap ada dan membayangi kehidupan setiap orang percaya. Dalam sebuah atau beberapa kejadian khusus, keadaan tak akan selalu baik atau akan menjadi lebih baik. Tapi janganlah berhenti untuk percaya dan mengikut Tuhan Yesus karena hanya di dalam Dia dan dalam genggaman tanganNya saja maka hidup yang penuh beban berat itu dapat kita lewati dengan damai sejahtera dan ketentraman hati.

Mengikut Tuhan Yesus bukanlah aktivitas pasif namun harus ada “harga” (= pengorbanan) yang dibayar (= dilakukan) yaitu menanggalkan perilaku manusia lama yang hidup dalam kedagingan dan hawa nafsu, menjadi manusia ciptaan baru yang hidup dengan kekuatan Roh Allah. Memikul salib dan menyangkal diri adalah sebuah keharusan dan bukan merupakan pilihan jika Anda dan saya ingin mendapatkan kebahagiaan dan sukacita saat menjalani sisa kehidupan kita masing-masing. Percayalah bahwa kebahagiaan yang Tuhan Yesus tawarkan adalah agung, lebih murni dan indah dibanding dengan kebahagiaan semu yang ditawarkan dunia ini, Tuhan memberkati kehidupan kita – amin!

Previous post:

Next post: